Uji Validitas Isi Gregory

Uji Validitas Isi Rumus Gregory

ditulis oleh :

di

Uji Validitas Gregory adalah metode untuk menguji validitas isi (content validity) suatu instrumen berdasarkan kesepakatan dua orang ahli (expert judgment). Teknik ini digunakan untuk mengetahui sejauh mana butir-butir instrumen dinilai relevan dengan indikator atau konstruk yang diukur.

Metode Gregory sangat sederhana dan sering digunakan dalam penelitian pendidikan karena hanya memerlukan klasifikasi penilaian ahli terhadap setiap butir instrumen ke dalam kategori tertentu.

Konsep Uji Gregory

Para ahli diminta menilai setiap butir soal dalam dua kategori, misalnya:

  1. Relevan
  2. Tidak Relevan

Hasil penilaian dua ahli kemudian dimasukkan ke dalam tabel kontingensi 2 × 2 berikut:

Tabel 1. Konversi Gregory

Ahli 2 Tidak RelevanAhli 2 Relevan
Ahli 1 Tidak RelevanAB
Ahli 1 RelevanCD

Tabel di atas menunjukkan kesimpulan

Keterangan:

  1. A = Kedua ahli menyatakan tidak relevan
  2. B = Ahli 1 tidak relevan, Ahli 2 relevan
  3. C = Ahli 1 relevan, Ahli 2 tidak relevan
  4. D = Kedua ahli menyatakan relevan

Rumus Validitas Uji Gregory

Koefisien Validitas dengan uji gregory dapat dihitung dengan

\[V=\frac{D}{A+B+C+D}\]

Keterangan:

  1. V = Koefisien validitas isi
  2. D = Jumlah kesepakatan kedua ahli yang menyatakan relevan
  3. A+B+C+D = Jumlah seluruh butir

Nilai dari V selanjutnya diinterpretasikan dengan persamaan

Koefisien Gregory (V)Interpretasi
0.80 – 1.00Sangat Tinggi
0.60 – 0.79Tinggi
0.40 – 0.59Sedang
< 0.40Rendah

Contoh Kasus

Seorang pengembang instrumen mengujikan Instrumen tes yang ia kembangkan sebanyak 20 nomor. Pada proses pengujian ia melibatkan pakar sebanyak dua orang dengan hasil penilaian sebagai berikut:

Tanda centang (✓) menunjukkan relevan dan silang (x) tidak relevan.

ButirPakar 1Pakar 2
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

Tabel di atas kemudian dirubah berdasarkan tabel konversi Gregory hasilnya sebagai beriku

ButirPakar 1Pakar 2Nilai Gregory
1D
2D
3B
4D
5B
6D
7C
8D
9A
10D
11D
12B
13B
14C
15B
16D
17D
18D
19C
20D

Berdasarkan tabel didapatkan Data

  1. A = 1
  2. B = 5
  3. C = 3
  4. D = 11

Selanjutnya menghitung nilai V dengan rumus :

\[V=\frac{D}{A+B+C+D} = \frac{11}{1+5+3+11}= 0.55 \]

Berdasarkan hasil perhitungan, nilai V adalah 0.55 atau berada pada kategori Sedang. Nilai ini menunjukkan jika instrumen yang dikembangkan memiliki validitas isi yang rendah.

Agar instrumen layak digunakan sebaiknya melakukan perbaikan Item khususnya 9 yang berada pada kategori A. Instrumen akan lebih bagus lagi jika semua item yang ada pada ategori A, B, dan C diperbaiki hingga berada pada kategori D.

Komentar

Index