Pengertian Hypermedia dan Pengembangannya

3 min read

Pengertian Hypermedia

AhmadDahlan.Net – Berbeda dengan Hypermdia, Multimedia adalah sebuah media yang menggabungkan banyak bentuk informasi seperti tesk, grafik, Animasi, Audio dan Video untuk menyampaikan informasi, hanya saja Multimedia masih terbatas dalam hal memberikan ruang interaksi bagi user dalam mengambil informasi.

Hal tersebut disebabkan oleh arah komunikasi yang diberikan Multimedia hanya ke satu arah yakni dari media ke pembaca. Padahal informasi yang baik adalah informasi yang disesuaikan dengan kebutuhan penerimanya.

A. Pengertian Hypermedia

Hypermedia adalah bentuk advance dari multimedia dimana semua bentuk dari bermacam media seperti text, gambar, audio, video, grafik digunakan secara bersamaan untuk menyampaikan informasi dengan layanan interaktif. Interaktif dalam hal ini media yang dikembangkan memiliki kemampuan merespon kebutuhan user untuk memunculkan bagian-bagian informasi tertentu saja sesaui dengan kebutuhan user.

Hypermedia memiliki konsep pemberian informasi secara parsial kepada user dari seluruh informasi yang ada. Informasi ditayangkan bagian per bagian berdasarkan permintaan (request) dari user (client) namun seluruh informasi tetap berada host yang sama. Tujuannya adalah untuk membuat waktu user mencari dan mendapatkan informasi jauh lebih efesien dibandingkan harus membaca seluruh infomasi yang ada dalam media.

Sebagai sederhana Multimedia dan Hypermedia dengan sumber infomasi yang sama adalah pada saat menonton film. Sebuah film yang diputar di bioskop adalah bentuk multimedia dimana media sudah dilengkapi dengan Audio, Video, dan tesk, namun proses pemberian informasi hanya satu arah karena hanya dari layar ke penonton. Bentuk Hypermedia sederhana dari film tersebut adalah menontonya di YouTube dimana Video telah dipotongpotong berdasarkan sub judul atau paling tidak layar navigasi. Hypermdia terletak pada kebebasan dari penonton untuk mengamati bagian-bagian tertentu saja dari film tersebut.

Namun konsep Hypermedia tidak se-sederhana menonton film di Youtube, Hypermedia lebih kaya akan informasi yang berkaitan dengan informas utama seperti penjelasan tentang setiap detil dari informasi yang didapatkan sehingga akan muncul informasi baru sebagai penjelas dari infomasi awal yang didapatkan. Informasi-informasi tersebut bisa didapatkan dengan banyak cara seperti meng-klik link yang ada pada Hypermedia tersebut, memanfaatkan kotak search box dan masih banyak lagi informasi yang lainnya.

Dengan demikian konsep dari Hypermedia akan lebih mudah dilakukan dengan memanfaatkan Tekonologi berbasis Computer, dan memang Komputer adalah satu satu bentuk Hypermedia itu sendiri. Setelah pengembangan jaringan komunikasi digital, dunia internet menjadi landasan penting dalam pengembangan hypermedia dan bisa dikatakan saat ini hampir semua proses pembelajaran melibatkan hypermedia.

Pembuatan Hypermedia itu sendiri bisa berjalan dengan baik dengan menerapkan Hyperlink atau pranala yang bersifat tautan. Bisa dikatakan bahwa sistem utama dari Hypermedia adalah hypermedia. Tanpa hyperlink, Hypermedia masih bisa dikembangkan hanya saja tidak bisa berjalan dengan efisien.

a. HyperLink

Pranala atau link merupakan sebuah sistem memberikan acuan terhadap sebuah dokumen dengan metode Hypertext. Tujuan pranala luar tersebut bisa jadi bagian lain dari dokumen yang sama ataupun dokumen luar yang berkaitan dengan pranala yang diberikan.

Pada awalnya, sistem Hypertext konvensional dilakukan secara manual oleh seseorang ketika membaca sebuah referensi lalu dalam referensi terdapat istilah yang sulit atau belum dipahamai. Jika informasi tersebut penting namun bukan bagian dari informasi utama yang ingin dicantumkan oleh penulis dalam tulisannya maka akan dibuat catatan kaki mengenai sumber terkait.

Dalam dunia digital, Hyperteks dilakukan dengan memanfaatkan hyperlink yang dapat diakses sesai dengan protokol yang sesuai. Protokol yang paling banyak dikenal oleh orang-orang saat ini adalah Hypertext Transfers Protocol Secured atau HTTPS, padahal ada banyak jenis protokol yang digunakan selaian HTTPS.

Selain itu beberapa aplikasi seperti powerpoint dan Game juga memanfaatkan fasilitas hyperlink. Hanya saja, Hyperlink tersebut berbentuk Action namun pada prinsipnya hampir sama yakni memberikan perintah kepada mesin mengeksekusi perintah tertentu.

Pada saat kita bermain game dan menekan tombol attack skill di layar, maka device akan memberikan infomasi kepada mesin untuk mengurangi score credit dari lawan anda sejumlah yang telah terprogam. Hasilnya akan muncul dilayar jika lawan anda mengalami kekurangan HitPoint (hp) sejumlah program.

b. Hypermedia Design Model

Terdapat empat jenis konsep ini dari desain Hypermedia (Hypermedia Design Model) :

  1. In-the-Large – Susunan dan perilaku aplikasi hypermdia secara menyeluruh
  2. In-the-Small – rincian perilaku aplikasi secara parsial berdasarkan fungsinya
  3. Structure (in-the-large to in-the-small) – kerangka dasar penyusunan aplikasi
  4. Dynamics (in-the-small to in-the-large) – sistematika yang muncul pada user ke aplikasi

B. Pengembangan Hypermedia

Hypermedia merupakan suatu konsep yang bisa dikembangkan dengan berbagai cara. Beberapa software programming menyediakan program link untuk mengakses data internal dan sistem Nodes untuk mengakses data dari external directory atau file.

Software pengembangan multimedia populer seperti Adobe Flash, Macromedia Maker, MatchWare, dan microsoft office juga sudah dilengkapi dengan dengan fitur hypermedia mandiri yang bisa mengakses dengan mudah informasi di dalam project/document maupun diintegrasikan dengan eksternal file baik dalam perangkat yang sama maupun internet.

Selain itu pengembangan multimedia yang memberikan fasilitas penggunaan editor HTML (Hypertext Markup Language) memberikan layanan Hypertext dengan berbagai metode. Script HTML paling sederhana untuk Hypertext dapat dilakukan melalui tag <a>…</a>

<a href="https://www.urldomain.com/laman">Text yang di-link-kan</a>

Sebagaimana yang disebutkan sebelumnya, penggunaan Hyperlink juga dikembangkna untuk keperluan bersifat menarik, seperti yang ada pada software-software dokumen seperti Microsoft Office, LibreOffice dan Google Docs. Dalam sofware tersebut Hypertext digunakan untuk mengakses kontent lain di dalam file yang sama atau link keluar baik itu di dalam perangkat yang sama sama ataupun ke media luar.

Contoh Editor Java Script
Contoh Editor Script di Android Studio

Beberapa software document untuk presentasi seperti Powerpoint, Impress dan sejenisnya memanfaatkan multimedia untuk menghasilkan efek transisi yang menarik dan informatif. Pada beberapa software yang menyediakan editor fornt end programming language seperti Java Script seperti Macromedia Flash Maker, hypertext bahkan dijadikan dasar sebagai action untuk menjalankan animasi.

Tinggalkan Balasan