Modul ini membahas konsep suhu, kalor, dan perpindahan panas serta penerapannya dalam memahami proses fisiologis dan mekanisme pengaturan suhu pada organisme. Mahasiswa mempelajari konsep suhu dan kesetimbangan termal, kalor dan kapasitas kalor, perubahan fase, serta mekanisme perpindahan panas melalui konduksi, konveksi, radiasi, dan evaporasi. Konsep-konsep tersebut dikaitkan dengan berbagai fenomena fisiologis, khususnya mekanisme tubuh dalam mempertahankan suhu internal dan merespons perubahan suhu lingkungan. Melalui kegiatan pembelajaran berbasis analisis konsep, fenomena, dan data, mahasiswa diharapkan mampu memahami serta menganalisis hubungan antara prinsip-prinsip fisika termal dengan proses fisiologis dan pengaturan suhu pada organisme.
Daftar Isi
Kalor dan Perpindahan Panas
A. Identitas Modul
| Mata Kuliah | Fisika Dasar untuk Jurusan Biologi |
| Program Studi | Pendidikan Fisika |
| Bobot | 3 SKS (1 SKS Praktikum) |
| Topik | Kalor dan Perpindahan Panas |
| Metode | Diskusi |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan 1. 2 x 150 menit tatap muka 2. 2 x 180 menit tugas terstruktur 3. 2 x 180 menit belajar mandiri |
Tujuan Pembelajaran
- Mahasiswa mampu menganalisis hubungan antara suhu, kalor, dan mekanisme perpindahan panas (konduksi, konveksi, radiasi, dan evaporasi) pada berbagai kondisi lingkungan.
- Mahasiswa mampu menganalisis mekanisme pertukaran dan pengaturan suhu pada organisme berdasarkan prinsip perpindahan panas serta kaitannya dengan proses fisiologis tubuh.
B. Bahan Ajar
- Konsep Suhu dan Kalor
- Skala pada Termometer
- Mekanisme Perpindahan Panas
- Perpindahan Panas pada Organisme
- Termoregulasi dan Proses Fisiologis