Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli dan Daftar Pustakanya

1 min read

Pengertian Pendidikan menurut para Ahli

Ahmaddahlan.NET – Nelson Mandela adalah salah satu tokoh dunia yang memiliki perjuangan besar dalam pemerataan pendidikan pernah memberikan pandangannya terhadap pendidikan. Mantan Presiden dan Pejuangan Afrika Selatan ini menyatakan bahwa Pengertian Pendidikan sebagai mata uang yang berlaku di mana saja dan kapan saja.

Lantas bagaimana pendapat pakar mengenai defenisi pendidikan? Berikut ini kumpulan kutipan pengertian pendidikan lengkap dengan buku rujukan dan daftar pusataknya.

1. Horneu

Pendidikan merupakan proses yang berlangsng terus menerus berupa perubahan mental dan fisik untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi. Output dari pendidikan termanifestasi dalam bentuk intelektual, emosinal dan sifat sosial.

Horne, H.H. (1937). Philosophy of Christian education. NewYork: Fleming H. Revel

2. Henderson

Pendidikan adalah warisan sosial dalam bentuk budaya yang merupakan kombinasi dari perkembangan dan pertumbuhan individu dalam membentuk hati nurani. Pendidikan berkaitan erat dengan etis dan nurani dalam menentukan pilihan-pilihan yang dilaksanakan dalam hidup.

Henderson, SvP. (1960). Introduction to Philosophy of Education. Illinois : University of Chicago Press

3. Barmeld

Pengertian pendidikan menurut Barmeld adalah isitilah yang tidak hanya terbatas pada meningkatkan kompetensi dan kemampuan individu pada kehidupannya di masyarakat. Pendidikan memiliki peran dalam mengajarkan peserta didik mengenai tanggung jawab dan perannya di ranah sosial. Dengan demikian pendidikan memiliki fungsi yang lebih luas daripada sebatas proses pembelajaran di dalam kelas.

Brameld, Theodore. (1971)  Patterns of Educational Philosophy: Divergence and Convergence in Culturological Perspective. New York: Holt, Rinehart, and Winston.

4. Good

Pendidikan adalah proses perkembangan sikap dan perilaku individu dalam kehidupannya di masyarakat. Pendidikan menitikan beratkan pada keterampulan sosial dimana seseorang harus mengetahui peran dan tata cara yang baik dalam berinterkasi dalam sebuah lingkungan.

Good, CV (1977), “Dasar Konsep Pendidikan Moral”, Bandung: Alfabeta

5. Langeveld

Pendidikan merupakan upaya sadar yang dilakukan untuk membimbing manusia yang belum dewasa menuju kedewasaan. Implementasi pemberian pendidikan kepada peserta didik terlihat dari pemberian bantuan dalam menyelesaikan tugas-tugas hidup mereka agar bisa bertangung jawab secara susila.

Langeveld. M.J (1980). Pedogogik Teoretis Sistematis. Bandung : Jemmars

6. Dewey

Pendidikan adalah proses memperbaharui pengetahuan dengan pemaknaan yang didapatkan dari pengalaman-pengalaman hidup. Proses ini dapat terjadi dimana saja seperti dalam proses interkasi sosial yang terjadi di dalam msyarakat atau melalui upaya sadar dalam sebuah lembaga pendidikan formal dan non formal. Pendidikan melibatkan pengawasan dari orang dewasa atau orang yang lebih kompeten dalam bidang-bidang tertentu.

Dewey, Jhon. (2003). Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persa

7. Rousseau 

Pendidikan adalah upaya sadar yang dilakukan dalam bentuk pemberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik yang dapat digunakan sebagai kebutuhan hidup ketiak sudah dewasa.

Rousseau, J.J. 2003. Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada