Desain Penelitian Pengembangan Model Dick & Carey

ditulis oleh :

di

Desain RnD Dick & Carey

Model Dick & Carey merupakan salah satu model desain pembelajaran dalam pendekatan Research and Development (R&D) yang dikembangkan oleh Walter Dick dan Lou Carey. Model ini dikenal sebagai pendekatan sistem pembelajaran (system approach) karena memandang proses pembelajaran sebagai suatu sistem yang terdiri dari komponen-komponen yang saling berkaitan.

A. Tujuan Model Dick & Carey

Model ini bertujuan untuk:

  • Mengembangkan sistem pembelajaran yang terstruktur dan sistematis
  • Menghasilkan perangkat pembelajaran yang efektif dan teruji
  • Menyelaraskan antara tujuan, materi, strategi, dan evaluasi pembelajaran

B. Tahapan Model Dick & Carey

Model ini terdiri dari 10 langkah utama, yaitu:

1. Identify Instructional Goals

Menentukan tujuan umum pembelajaran yang ingin dicapai.

2. Conduct Instructional Analysis

Mengidentifikasi keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk mencapai tujuan.

3. Analyze Learners and Contexts

Menganalisis karakteristik siswa serta kondisi lingkungan belajar.

4. Write Performance Objectives

Menyusun tujuan pembelajaran yang spesifik dan terukur.

5. Develop Assessment Instruments

Menyusun alat evaluasi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.

6. Develop Instructional Strategy

Menentukan metode, pendekatan, dan aktivitas pembelajaran.

7. Develop and Select Instructional Materials

Menyusun atau memilih bahan ajar yang sesuai.

8. Design and Conduct Formative Evaluation

Melakukan uji coba untuk mengetahui kelemahan produk.

Jenis evaluasi formatif:

* Uji coba perorangan
* Uji coba kelompok kecil
* Uji coba lapangan terbatas

9. Revise Instruction

Melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi formatif.

10. Design and Conduct Summative Evaluation

Menilai efektivitas produk secara keseluruhan setelah implementasi.

C. Karakteristik Model Dick & Carey

* Berorientasi pada sistem pembelajaran menyeluruh
* Setiap komponen saling terkait (tujuan–materi–evaluasi)
* Menekankan evaluasi formatif dan sumatif
* Proses pengembangan bersifat iteratif (berulang)

Kelebihan Model Dick & Carey

* Sangat rinci dan sistematis
* Memastikan keselarasan antara tujuan dan evaluasi
* Cocok untuk pengembangan pembelajaran berbasis kurikulum
* Memiliki prosedur evaluasi yang jelas

Kekurangan Model Dick & Carey

* Proses relatif panjang dan kompleks
* Membutuhkan waktu dan sumber daya yang cukup besar
* Kurang fleksibel dibanding model sederhana seperti ADDIE

Komentar

Index